Senin, 20 April 2009

Kisah sebuah kertas harapan dan pesawat kertas

adalah seorang anak yang putus asa dan menangis tiada tawa dalam pancaran hatinya dalam hatinya hanya ada perasaan sedih dan penyesalan kenapa ia dilahirkan dengan satu kaki. sedangkan teman-teman begitu normal adanya.kemiskinan juga lach yang membuat dia makin miris dan seolah tak ada harapan.

jam 08.00 malam

Ia berjalan tertatih tatih dengan satu kaki menuju rumahnya yang hanya sebuah gubuk tua yang terletak diatas sebuah perbukitan yang sepi. Hari ini dia menyesal tentang dirinya kenapa dia harus dilahirkan begini. Malam semakin larut ditemani bulan yang hanya malu-malu memancarkan setengah sinarnya dia berjalan terus -terus n dengan kesedihan yang merudunginya itu. pagi tadi dia diusirke 100 kalinya karena dia terlalu lambat bekerja mengantar barang dengan satu kakinya itu, siang tadi juga kakek satu-satunya meninggal karena penyakit yang dideritanya sedangkan ia tak punya uang untuk membayar pemakaman yang layak untuk kakeknyadan makanannya itu.

Jam 11.malam

Berapa menit lagi dia sampai didepan gubuknya. Dia berpikir akan mengakhiri hidupnya.Ya, dirumah dia akan bunuh diri dengan mengantungkan dirinya dengan tali gantungan bajunya itu cara dia untuk melepaskanpenderitaan pikir dirinya . tapi entah mengapa tiba-tiba dia terantuk oleh sesuatu dan dia terjatuh. lalu dia melihat apa yang menyebabkan ia terjatuh
di dekat rumahnya. Rupanya ada sebuah buku yang terjatuh didepan kakinya
buku itu rupanya terbuka beberapa halamannya dan satu bagian halaman itu robek dan menempel disatu-kakinya ia pun berusaha mengangkat kakinya rupanya tanpa sengaja ia membaca salah satu tulisan dalam hal yang tersangkut dikakinya "11 sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada padaKu mengenai kamu ...(tersobeksedikit )yaitu rancangan damai sejahteradan bukan rancangan kecelakaan untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan " kemudian terlintas dalam dirinya apa makna tulisan itu tiba-tiba timbul rasa ingin taunya diambilnya buku itu dan dibawalah pulang kerumahnya.

Jam11.00 Malam ini
Seorang bapak yang sukses berjalan di depan halaman rumahnya yang luas diatas perbukitan dengan satu kaki palsunya dan satu kaki asli yang membawa dirinya untuk berusaha maju menjadi seorang pengusaha yang sukses tahun ini . Dia teringat pada dirinya yang putus asa 10 tahun lalu dan hampir bunuh diri dengan tali dirumahnya.Rupanya kertas kusam yang tersobek dan buku yang ia temukan telah mengubah dirinya. Di malam itu dialah sang anak yang putus asa menemukan dirinya .dan Ia tahu rupanya sisa robekan itu ia temukan dalam buku barunya sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada padaKu mengenai kamu ...demikian firman Tuhan yaitu rancangan damai sejahteradan bukan rancangan kecelakaan untuk memberikan kepadamu hari depan yang penu harapan ". Jadi Tuhan yang mengubah dirinya.betapa berharga dirinya. ditulisnya sebuah puisi yang sangat indah dimalam ini.

Aku berharga dimataNya
kadang ketika aku mempunyai satu kaki aku putus asa tak berteman
seorangsahabat yang sebenarnya bukan seorang yang pandai menghibur
tapi mau berjalan bersama dirinya.

satu kaki mungkinlah tak berharga
tapi sungguh berhargalah jika kaki itu digendongNya
rasa putus asa hilanglah sirna karena dia sang sahabat

Batu sandungan diubahnya menjadi batu-batu harapan

Dia yang bukan seorang yang membuai mimpi
tapi mau berjalan dan menunjukan dirinya
karena deritaku pernah dialaminya
dan Ia mau berjalan bersamaku kini
untuk meraih sejuta hidup yang dipenuhi harapan

jadi aku sungguh berharga dimataNya
dan kamu yang menemukan surat ini
Dia juga mau menjadi sahabatmu

Salam mr. hope

dan ia menerbangkan kertas itu dalam sebuah pesawat kertas apakah kalian menerimanya ^-^

when i say that i love You

kadang -kadang begitu mudah aku bicara gitu?
tapi apakah aku mencintaiMu Tuhan
-Kadang begitu mudah membelanjakan uang sepuluh ribu ke supermaket
dibandingkan seribu untuk Tuhan
-Kadang mudah untuk cuci mata dibanding datang ke tempat ibadah dan mendengarkan firmanMu Tuhan
- Kadang lebih mudah untuk tidur lebih lama dibanding untuk meluangkan saat teduh bersamaMu
-Kadang aku lebih mudah mengeluh seribu alasan dibanding mengucapkan satu kata cinta untukmu Tuhan maafkan aku Tuhan
dan semuanya alasan itu harusnya aku pikirkan
berikanlah aku kesempatan untuk kembali padaMu
terima kasih Tuhan